Tidur Style

Gara-gara baca posting blog Sondi, yang sebenarnya diilhami oleh salah satu posting di blog ini juga (hehehe...), saya tahu-tahu terpikir gaya tidur saya. Saya baru sadar bahwa gaya tidur saya setelah pindah ke sini ternyata berubah.

Waktu di Jakarta, saya selalu tidur dengan badan dan kepala menghadap ke langit-langit kamar, bantal guling saya peluk melintangi wajah, menutupi mata. Hampir selalu begitu, walaupun lampu pasti saya matikan. Kecuali kalau saya tertidur setelah membaca -- dengan kacamata masih terpasang. Itu pun kerap kali saya bangun menemukan kacamata saya sudah tergeletak dengan rapi di nakas samping ranjang -- pasti ayah saya yang melepaskannya dengan hati-hati. (Sudah berumur lebih dari 30 tahun beginipun, ayah saya masih memeriksa kamar saya untuk memastikan lampu kamar sudah dimatikan. Kebiasaan hemat listrik!).

Di DC, saya tidur menyamping, dan biasanya menghadap teman tidur saya (alias keponakan tercinta), dengan posisi tubuh melingkar (bahasa Jawa: melungker) seperti bayi dalam rahim. Guling jelas sudah tidak ada. Waktu berangkat saya tidak mau repot-repot membawa guling, dan untungnya kualitas tidur saya memang tidak pernah tergantung pada eksistensi guling.

Saya tidak tahu kenapa gaya tidur saya berganti. Mungkin karena waktu datang ke kota ini kami langsung menghadapi musim dingin, sehingga gaya tidur merupakan salah satu cara saya melawan hawa dingin yang tetap ada walaupun pemanas berjalan kencang. Tapi selama musim panas pun saya tidur dengan posisi demikian. Sudah terbiasa, mungkin?

8 comments:

sontoloyo said...

Wadoh gaya tidurnya fetus abis tuh ngelingker...
Dan bisa tidur dengan kacamata ?? ck...ck...ck pelor amat loe yah ?
gue ajah kalau lampu belom mati kaga bisa tidur...

komentator nyasar said...

[ngasih komennya, masih sembunyi di balik akar, takut-takut....:D]

gaya tidur?
waktu anak2, katanya, saya pernah tidur, jalan, buka pintu, trus mungutin daon2 di halaman. Untung ortu masih bangun dan dibimbing lagi masuk ke rumah. Dan saya ga ingat apa2.
Sekarang, saya tidur gaya biasa, telentang. 'gaya missionaris' bisa dipake ga utk itu? kikikikikik
Aiiih, situ dulunya tidur dgn guling melintang mata? Woiii, jangan nyontek mulu,dong. Emang ga cukup "acute procrastinator, lots of contradictions, tend to drive everyone crazy"? ....weleh...weleehh...:D

'met boboh, orang suroboyohhh...:)
jadilah contoh buat bangsa dan negorohh...
[emang, kali ini kata2nya basiii, berhubung sebelumnya disuruh keluar...mmmmmm...ngambeeeek]

Riyan said...

Nih Mbak, sdikit ilmiahisasi tidur :)

A. Posisi Tidur, Sifat, dan Stress

Tahukah Anda, bahwa sebenarnya posisi Anda sewaktu tidur tak bisa menutupi siapa diri Anda dan kepribadian Anda yang sebenarnya.

Penelitian yang pernah dilakukan oleh dr. Chris Idzikowski dari University of Surrey, Inggris ini telah terbukti secra ilmiah.

Penasaran ingin tahu kan? Simak catatan berikut ini:

1. Posisi Janin – Miring ke kiri atau ke kanan dengan kaki ditekuk dan ditarik ke atas, layaknya orang meringkuk.

Anda adalah orang yang percaya diri dan tangguh dalam menghadapi setiap persoalan. Stres Anda biasanya disebabkan karena Anda terlalu sering bertemu dengan banyak orang dengan intensitas yang tinggi. Cobalah untuk melakukan meditasi dan berlibur ke daerah pegunungan yang nyaman. Atau cobalah untuk berendam dengan air hangat sekali dalam seminggu.

2. Posisi Jatuh – Tengkurap, kepala menoleh ke kiri atau ke kanan dengan tangan memeluk bantal.

Kepribadian Anda sangat ramah dan selalu gembira. Anda selalu bisa tampil dengan dalam situasi-situasi yang tidak menguntungkan. Anda akan stres berat jika ada seseorang yang mengkritik Anda. Kritikan membuat Anda tidak fokus dalam tujuan. Stres Anda justru bisa diobati dengan cara olahraga atau mendengarkan musik.

3. Posisi Bintang Laut – Tidur terlentang dengan posisi tangan di atas.

Anda orang yang mau meminjamkan telinga Anda untuk orang lain. Tak hanya itu, Anda juga orang yang sangat mudah menolong orang lain. Stres Anda biasanya disebabkan karena Anda lebih senang menyimpan masalah tanpa mau membaginya pada orang lain. Ironis bukan? Saat sedih atau gelisah, cobalah untuk menghitung angka mundur dari angka yang paling besar sampai ke yang paling kecil.
(sumber: Kompas)

B. Posisi Tidur dan Batu Ginjal:

Mereka yang memiliki kebiasaan tidur terus-menerus miring di satu sisi
saja, agaknya perlu segera mengubah kebiasaan tersebut. Pasalnya, hasil
penelitian terbaru menunjukkan kalau kebiasaan itu agaknya menjadi salah
satu pemicu Risiko munculnya batu ginjal!

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Marshall L. Stoller dari University
of California, memperpanjang deretan penyebab munculnya batu ginjal
tersebut. Penelitian itu sendiri dilakukan selama dua tahun dengan
melibatkan 110 pasien.

Hasil pengamatan para ahli menunjukkan sebanyak 3/4 dari 93 pasien yang
mengaku memiliki kebiasaan tidur dengan posisi miring di satu sisi saja, maka pada posisi yang tertekan itu terdapat batu ginjal. Padahal secara logis, jika memang komponen urin yang mendorong pembentukan batu ginjal tersebut, maka batu-batu itu seharusnya akan terbentuk di kedua belah sisi tubuh.

Menurut Stoller, kebiasaan tidur miring di salah satu sisi saja
tersebut memang bisa mempengaruhi kelancaran aliran darah ke ginjal.
Nah, menurunnya sirkulasi darah ke ginjal itulah yang kemudian akan
mempengaruhi kemampuan ginjal dalam mencuci dan membersihkan dirinya
sendiri.

"Oleh karena itu, cara mudah untuk mengurangi risiko batu ginjal tersebut, ya salah satunya dengan mengubah kebiasaan tidur miring terus-menerus di satu posisi saja. Upayakan untuk sering mengganti posisi tidur tersebut," saran Stoller. (Sumber: Forward-an email)

Hiiiii, :p:p

Yang Punya said...

Sondi: namanya juga ketiduran waktu membaca, mana sempet mikir lepas kacamata dulu atw matiin lampu. Tapi pada dasarnya gw juga lebih senang tidur gelap2an, hehehe...

Komentator nyasar: ah, kau emang "my secret admirer", ehehhe... Jadi dirimu tergolong sleepwalker ya?

Riyan: wow, bener2 tulisan berguna. Kalo mengacu hasil penelitian itu, berarti aku termasuk orang yg tangguh ya, hahahhaa... dan tadinya orang yg suka menolong orang lain? Sekarang juga masih kok! *cie cie, promosi diri sendiri!* Tapi apa emang iya posisi tidur cuma ada 4 itu ajah? Gimana dengan posisi tidur "berjalan" kayak sang komentator nyasar ini?

Riyan said...

Iya sih, tangguh, sayang beresiko batu ginjal... semoga tetep tangguh aja ngadepin batu ginjal ha ha ha...

Enw, Artikel lengkap bahasa Inggrisnya bisa dibaca di: http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/3112170.stm

komentator nyasar said...

yang punya!: secret admirer?? Tolong di-revisi, ya. Tolong jangan balikin fakta, ya. Mau saya beberkan affair kita selama ini? Mau saya tunjukin surat2 cintah, yang kamu kirimkan lewat pak Pos yg melayang di udara...Lhooooo, ini kan plesetan lagu Vina.....hihihihihihihi...
Buuuuu, jangan buka2 rahasia,dong. Cukuplah kita berdua yg tau diriku mengagumi dirimu, vice versa....;D

Udah,ah, orang2 udah mulai senewen....kekekekekekekek *kabuuurrrr* kekekekekekekekek

Ebet said...

melungker tanpa guling serasa maem nasi putih tanpa lauk :D

mellyana said...

tidur telentang gak pake bantal, tangan ke atas, enak banget, kadang guling dipake cuman buat nutup muka..hehehe..kok mirip ya...kalo lagi sedih baru deh tidurnya miring mengkerrut, gak tau knapa