Colin, move over for Condi!



Setelah Colin Powell resmi mengajukan permohonan mundur dari administrasi Bush, tampaknya Ibu Condoleeza Rice yang punya kans besar jadi calon menlu AS berikutnya. Sebagai seorang hawkish, ibu ini akan memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi kepemimpinan Bush. Dalam arti Bush akan memperoleh menlu yang tidak memusingkannya, karena sudah berada dalam alur pemikiran yang sama. Selamat tinggal PBB. Selamat datang unilateralisme.

Tapi saya pikir-pikir pengunduran diri Colin Powell ada hikmahnya juga. Paling tidak buat saya. Saya punya kesempatan mengambil gambar saya dengan dia, hehehehe... Akan saya gunakan itu untuk membisikkannya beberapa agenda baru: kandidasi kepresidenan, dan mungkin perancangan strategi pengambilalihan kekuasaan secara paksa.

Bayangkanlah Amerika Serikat dengan seorang presiden kulit hitam yang memperoleh kekuasaannya dari kudeta.

3 comments:

kéré kêmplu said...

Kudeta oleh afro-amrik? Hahahahahahahaha! Bosen sama hegemoni WASP ya?--

maudy said...

so condi said she really looked forward to pursue bush' ambitious agenda. and it really scared the guts out of the world. and as for me, the one who lives thousands kilometres away from the spot, i couldnt help but wonder, what worse could happen ya mbak? btw, apa yah kira2 kata michael moore ttg ini?

Diana said...

I love to see an African-American as the president, as much as I want to see a woman as the president. Ellen DeGeneres, in her witty way says a woman would make a good president for some reasons, one of them is that foreign relations would improve because a woman president would just keep calling back, saying,'We need to talk.'